Donasi untuk situs islamqa.info

Kami memohon donasi dengan suka rela untuk mendukung situs ini, agar situs anda -islamqa.info – berkelanjutan dalam melayani Islam dan umat Islam insyaallah

Sebab Futur (Kebosanan) Dan Solusinya

02-11-2017

Pertanyaan 47565

Apa solusi lemah iman setelah seseorang bertakwa kepada Allah kemudian ditimpa kemalasan sampai dia tidak mampu membaca Al-Qur’an.

Teks Jawaban

Alhamdulillah.

Kebosanan itu ada sebabnya yang (harus diketahui) sebelum mencari solusi dan memikirkan untuk mengenalnya. Serta mengetahui metode solusi kebosanan.

Diantara sebab-sebabnya adalah lemahnya hubungan dengan Allah ta’ala. Malas dalam ketaatan dan beribadah. Berteman dengan orang yang lemah kemauan. Sibuk dengan dunia dan kenikmatannya. Tidak memikirkan akhir dunia sehingga lemah dalam mempersiapkan bertemu dengan Allah ta’ala.

Sementara cara solusi seorang muslim yang ditimpa kemalasan dalam taat dan beribadah dengan berbagai hal berikut ini:

1. Memperkuat hubungan dengan Tuhannya. Hal itu dengan membaca Qur’an, dengan tafakur dan tadabur. Merasakan keagungan Allah, keagungan kitab-Nya, tafakur keagungan nama, sifat dan perbuatan-Nya.

2. Senantiasa melakukan amalan sunah. Meskipun sedikit. Diantara sebab terbesar seorang muslim ditimpa kebosanan adalah terlalu semangat dan kebanyakan dalam ketaatan pada permulaan jalan. Hal ini bukan petunjuk Nabi sallallahu alaihi wa sallam, juga bukan wasiatnya kepada umatnya. Dimana Aisyah radhiallahu anha menceritakan sifat Nabi dengan ‘Ajek’ maksudnya terus menerus tidak terputus. Nabi sallallahu alaihi wa sallam juga memberitahukan kepada kita bahwa amalan yang paling dicintai adalah yang konsisten meskipun sedikit. Kalau seorang muslim menginginkan agar tidak ditimpa kebosanan, hendaknya menjaga amalan sedikit yang langgeng itu lebih baik dari pada banyak tapi terputus.

3. menjaga berteman dengan orang sholeh yang semangat. Berteman dengan orang yang mempunyai semangat kuat, akan menambah semangat anda. Pemalas, tidak rela berteman dengan pemilik semangat kuat. Carilah teman yang mempunyai semangat untuk menghafal, mencari ilmu dan berdakwah di jalan Allah. orang seperti itu akan menyemangati anda dalam beribadah dan menunjukkan kebaikan kepada anda.

4. Membaca kitab khusus biografi pemilik semangat kuat. Agar anda mengambil contoh dalam perjalan anda kepada Allah. diantara kitab ini adalah ‘Uluwwul Himmah (Semangat kuat)’ karangan Sykeh Muhammad bin Ismail Al-Muqodam. Dan kitab ‘Shalahul Ummah Fi Uluwwil Himmah (Kebaikan umat pada semangat kuat)’ Karangan Syekh Sayyid Affani.

5. Kami wasiatkan anda berdoa. Terutama di tengah malam akhir. Tidak rugi orang yang kembali kepada Tuhannya dan memohon kepada tuan-Nya agar konsisten dalam ketaatan dan membantu dalam pelaksanaan terbaik.

Kita memohon kepada Allah agar memberi taufik kepada anda dalam menggapai keredhoan-Nya, menunjukkan anda kepada akhlak, ucapan dan perbuatan yang mulia.

Wallahua’lam .

Sunah-sunah Dalam Shalat Doa Problematika Kejiwaan dan Sosial
tampilan di situs islamqa.info